Sempat Dinyatakan Hilang, Rahmatia Idaman Ditemukan di Wisma Bukittinggi
Utari Dwi Rahma S | Kamis, 28-01-2016 | 11:37 WIB
Covesia.com - Setelah sempat dinyatakan hilang, seorang mahasiswi dari Kota Padang bernama Alfiqul Rahmatia Idaman (Yaya/Tia)(20), akhirnya berhasil ditemukan oleh Polisi Resort (Polrest) Padang yang bekerja sama dengan (Polrest) Bukittinggi Rabu malam (27/1/2016).
Yaya berhasil ditemukan di salah satu wisma di Kota Bukittinggi bersama seseorang yang diduga pacarnya setelah polisi berhasil melacak nomor handphone yang bersangkutan.
"Alhamdulillah Yaya sudah berhasil di temukan. Iya di Bukittinggi," kata salah seorang anggota keluarga saat dikonfirmasi Covesia, Kamis (28/1/2016).
Sebelumnya beredar broadcast mesagge (BC) di masyarakat mengenai hilangnya seorang mahasiswi di Kota Padang. Berdasarkan BC tersebut, Yaya terakhir pamit meninggalkan rumah ke kampus pada Senin (25/1/2016) dengan menggunakan sepeda motor.
Kemudian sekitar pukul 19.10 WIB, Yaya sempat mengirimkan SMS kepada orang tuanya yang berisi nada ketakutan. "Papi tolong yaya, Yaya takuik (takut),"tulisnya.
(utr)
Sabtu, 30 Januari 2016
Rabu, 27 Januari 2016
Wisata pariaman, sumatra barat
Tempat wisata murah meriah di Kota Pariaman, Sumatera Barat.
Dream - Meski baru dibuka tiga tahun terakhir tapi Pulau Angso Duo menarik masyarakat kota Pariaman dan luar Pariaman. Berawal dari kepedulian masyarakat sekitar dan penjaga pulau, akhirnya pulau yang berada di tengah pantai gondaria dibersihkan dan diolah menjadi obyek wisata.
"Pulau Angso Duo baru resmi dibuka 3 tahun. Orang pantai inisiatif membersihkan pulau untuk dijadikan obyek wisata sesuai kota Pariaman menjadikan kota pariwisata," ujar Kabag Humas pemerintah kota Pariaman, Hendri kepada wartawan, Sabtu 14 Oktober 2015.
Wartawan dari Jakarta khusus meliput acara Pariaman Fashion Parade 2015 bersama tim Elzatta dan Dauky menikmati Pulau Angso Duo. Untuk bisa menikmati Pulau Angso cukup membayar biaya kapal per orang Rp 35 ribu.
"Masuk gratis dan hanya biaya kapal 35 ribu perorang. Satu kapal 700 ribu," kata Hendri.
Selain bisa menikmati keindahan pulau, pengunjung juga bisa menikmati keindahan di dalam pulau dengan adanya sumur sedalam lima meter yang konon memberikan efek awet muda bagi siapa saja yang membasuh wajahnya dengan air dari sumur itu.
"Sumur 5 meter air tawar. Konon katanya yang membasuh ke wajah akan awet muda," kata dia.
Hendri juga mebjelaskan di dalam pulau juga ada sebuah makam syeh yang pertama kali menyebarkan agama Islam di kota Pariaman.
"Di dalam pulau. Kati Sanggo. Syeh Purhanudin penyiar agama Islam pertama di Sumatra Barat," pungkas Hendri.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk menikmati keindahan pula, karena hanya menyeberang menggunakan kapal semala 10 menit bisa sampai ke Pulau Angso Duo. Jika ingin menikmati suasana pulau lain di sekitar pulau Singo Dua ada pulau-pulau cantik disekitarnya, seperti Pandan, Pulau ujung, dan Pulau Kasiak.
"Bisa menyeberang dari muara sungai selama 1,2 mill paling lama 10 sampai 15 menit," pungkas Hendri.
Dream - Meski baru dibuka tiga tahun terakhir tapi Pulau Angso Duo menarik masyarakat kota Pariaman dan luar Pariaman. Berawal dari kepedulian masyarakat sekitar dan penjaga pulau, akhirnya pulau yang berada di tengah pantai gondaria dibersihkan dan diolah menjadi obyek wisata.
"Pulau Angso Duo baru resmi dibuka 3 tahun. Orang pantai inisiatif membersihkan pulau untuk dijadikan obyek wisata sesuai kota Pariaman menjadikan kota pariwisata," ujar Kabag Humas pemerintah kota Pariaman, Hendri kepada wartawan, Sabtu 14 Oktober 2015.
Wartawan dari Jakarta khusus meliput acara Pariaman Fashion Parade 2015 bersama tim Elzatta dan Dauky menikmati Pulau Angso Duo. Untuk bisa menikmati Pulau Angso cukup membayar biaya kapal per orang Rp 35 ribu.
"Masuk gratis dan hanya biaya kapal 35 ribu perorang. Satu kapal 700 ribu," kata Hendri.
Selain bisa menikmati keindahan pulau, pengunjung juga bisa menikmati keindahan di dalam pulau dengan adanya sumur sedalam lima meter yang konon memberikan efek awet muda bagi siapa saja yang membasuh wajahnya dengan air dari sumur itu.
"Sumur 5 meter air tawar. Konon katanya yang membasuh ke wajah akan awet muda," kata dia.
Hendri juga mebjelaskan di dalam pulau juga ada sebuah makam syeh yang pertama kali menyebarkan agama Islam di kota Pariaman.
"Di dalam pulau. Kati Sanggo. Syeh Purhanudin penyiar agama Islam pertama di Sumatra Barat," pungkas Hendri.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk menikmati keindahan pula, karena hanya menyeberang menggunakan kapal semala 10 menit bisa sampai ke Pulau Angso Duo. Jika ingin menikmati suasana pulau lain di sekitar pulau Singo Dua ada pulau-pulau cantik disekitarnya, seperti Pandan, Pulau ujung, dan Pulau Kasiak.
"Bisa menyeberang dari muara sungai selama 1,2 mill paling lama 10 sampai 15 menit," pungkas Hendri.
Langganan:
Komentar (Atom)